Dari Pesta Blogger 2008…….
(photo by sujarwoyo)
SETELAH sempat tertunda hampir satu bulan lamanya, akhirnya perhelatan blogger yang paling megah dan bergengsi sepanjang tahun ini, yaitu “Pesta Blogger 2008” (PB08) berhasil dilangsungkan dengan sangat meriah pada tanggal 22 November 2008 kemarin.
Perhelatan akbar para blogger yang kedua kalinya ini berlangsung cukup sukses. Bagaimana tidak, panitia PB08 telah berhasil mengundang tiga orang menteri kabinetnya Pak SBY sekaligus, untuk memberikan pidato pada hajatan yang menurut perkiraan dihadiri lebih dari 1.000 blogger tersebut.
(photo by yulyanto)
(photo by yulyanto)
Belum lagi para tamu undangan yang berasal dari kedubes Amerika Serikat selaku sponsor resmi PB08, dan para blogger asing yang khusus didatangkan oleh panitia sebagai “guest blogger” yang masing-masing berasal dari Amerika Serikat (Mark Tafoya), Australia (Anthony Bianco), Filipina (Mike Aquino), Malaysia (Jeff Ooi) dan Singapura (Mr. Brown).
Sementara itu pihak sponsor dan media partner seperti US Embassy, Telkom, Telkomsel, Speedy, My Pulau, Microsoft, Oxfam, Toyota Astra Motor (TAM), Kompas.com, Nokia, BlogDetik, Canon, BCA, dan Pandi, tampaknya juga sudah menjejali setiap sudut lokasi strategis, yang terlihat agak sedikit berdesak-desakan akibat minimnya ruangan yang ada.
Selain itu suasana dilokasi sponsor dan media partner juga semakin bertambah sumpek akibat minat yang cukup tinggi dari para blogger untuk sekedar berkunjung dan meminta informasi ataupun hanya sekedar ingin mendapatkan souvenir dari pihak sponsor dan media partner.
Terkait dengan penyelenggaraan PB08 yang berlangsung kemarin saya ingin memberikan beberapa kritisi, saran dan masukan yang barangkali bisa dipertimbangkan oleh pihak-pihak yang berkepentingan, diantaranya adalah sebagai berikut:
Kritisi saya yang pertama buat penyelengara PB08 tahun ini adalah mengenai pengenaan biaya kepada setiap blogger yang hadir. Saya tidak sedang berbicara nilai dari uang yang kita bayarkan untuk dapat masuk kedalam acara PB08 tersebut, namun saya lebih melihat tujuan jangka panjang terkait dengan untuk menarik minat dari para “calon-calon blogger” ditanah air.
Jika melihat sponsor dan dukungan yang diberikan oleh pemerintah saat berlangsungnya PB08 hari kemarin, saya tidak cukup yakin, panitia akan merugi jika para blogger yang hadir dibebaskan dari biaya Rp. 50.000 tersebut.
Sebagai salah satu blogger yang juga ikut hadir di PB08, sebenarnya saya pun tidak merasa keberatan dengan pembebanan biaya tersebut, karena secara hitung-hitungan matematis dan jika dirupiahkan nilai souvenir yang saya dapatkan dalam acara PB08 kemarin, pasti lebih besar nilainya ketimbang biaya yang sudah saya keluarkan untuk membeli selembar tiket dimeja panitia, belum lagi buat mereka yang ketiban rezeki mendapatkan door prize dari sponsor.
Namun, coba anda bayangkan sejenak bagaimana sulitnya mengajak seorang rekan yang sama sekali belum paham mengenai blog untuk ikut hadir dalam acara tersebut!…Jangankan BAYAR, GRATIS-pun mereka belum tentu bersedia untuk meluangkan waktu satu harian untuk acara yang sama sekali tidak mereka ketahui, dan itu sudah saya buktikan sendiri dengan mengajak beberapa rekan untuk menghadiri PB08, namun GAGAL!!!…
Pesan yang ingin saya sampaikan disini adalah, melalui momentum PB08 paling tidak saya, anda dan kita semua bisa mengajak mereka yang sama sekali belum mengetahui blog, menjadi lebih termotivasi dan terinspirasi untuk membuat sebuah blog dengan menjadi seorang blogger.
Tapi bagaimana mungkin itu bisa kita wujudkan jika di awal saja mereka sudah merasa terbebani untuk hal yang sama sekali tidak mereka pahami, rasanya sangat sulit untuk mengajak mereka menjadi seorang blogger!!!…
Kritisi saya yang kedua adalah saya belum melihat adanya peran media televisi pemerintah maupun swasta di Indonesia yang secara khusus meliput acara PB08 tersebut, apalagi bersedia menjadi partner dari PB08.
Sejauh ini peran media televisi bagi masyarakat kita masih sangat dominan pengaruhnya ketimbang media lainnya. Jadi sesuai dengan tema PB08 kali ini yaitu “Blogging for Society” maka kita juga memiliki kewajiban moral untuk menyampaikan kepada masyarakat (khusus melalui media televisi) bahwa kita (para blogger) bisa eksis dan sedang berbuat sesuatu melalui blog untuk masyarakat, bangsa dan negara yang kita cintai ini.
Kritisi saya yang ketiga adalah mengenai acara break session yang berlangsung serentak dan dibagi menjadi beberapa bagian dalam ruangan yang sama, tanpa adanya pembatas sama sekali.
Menurut saya kondisi tersebut sangat tidak nyaman bagi si-pembicara maupun bagi audience yang mengikutinya. Belum lagi jika terdengar suara-suara riuh yang terdengar sangat jelas dan tentunya sangat mengganggu sekali, yang pada akhirnya mungkin saja bisa menghilangkan konsentrasi dan esensi permasalahan yang sedang dibahas saat itu.
Melihat antusiasme para blogger terhadap berbagai topik yang disampaikan oleh para nara sumber yang juga sangat berkompeten dalam bidangnya masing-masing, rasanya akan lebih nyaman jika diskusi tersebut bisa dilakukan dalam ruangan terpisah dengan menggunakan fasilitas audio-visual yang tentunya akan membuat diskusi tersebut bisa berlangsung jauh lebih menarik.
(photo by yulyanto)
Diluar dari itu semua, saya sangat menghargai dan juga merasa kagum dengan panitia penyelenggara PB08 yang pastinya telah bersusah payah untuk mempersiapkan segala sesuatunya agar acara tersebut bisa berlangsung sesuai dengan harapan kita semua, terutama buat Pak Wicaksono (Ndoro Kakung) sebagai Chairman PB08 dengan pidatonya yang sangat elegan dan berwibawa, mas Enda Nasution (mantan Chairman PB07) yang sangat energik sekali berlari kesana-kemari tanpa kenal lelah, dan juga buat team kreatif dari Maverick dan Bubu.com yang telah menyajikan susunan acara dengan sangat menarik dan cukup interaktif.
Akhir kata, tak ada gading yang tak retak…
Congratulation buat panitia penyelenggara PB08……
Kami tunggu langkah kreatif selanjutnya dalam PESTA BLOGGER tahun depan!!!…..
Salam blogger,
(mulai menghitung hari lagi menuju pesta blogger 2009……)
Please also visit this article at:
http://public.kompasiana.com/2008/11/23/dari-pesta-blogger-2008/







November 23rd, 2008 at 8:20 pm
Ini mas mau kritisi juga : maaf sebelunya apakah PB itu hanya milik masyarakat jawa yah ?
November 23rd, 2008 at 9:44 pm
@Gelandangan:
Pesta Blogger 2008 yang baru saja diselenggarakan milik kita semua mas!…masyarakat Indonesia…..
Seluruh perwakilan dari daerah yang merasa sudah memiliki komunitas blogger ataupun secara individual berhak hadir dalam pesta akbar tersebut…
Acara tersebut-pun dilakukan secara roadshow mulai dari pulau Bali – Yogakarta – hingga ke Jakarta….
November 24th, 2008 at 10:22 am
[...] Pecas Ndahe – Streaming Pesta Blogger 2008 sayang ga lancar – Sebuah Cerita Pesta Blogger 2008 – Dari Peseta Blogger 2008……. – See You in PB09 – Blogging For Society – Pesta Blogger [...]
November 24th, 2008 at 11:34 am
salam mas, senang bisa berkunjung ke blog ini…
wah kemaren sy mendapat kartu nama sampean…
wah kritiknya sy juga ada lho di blog sy
November 24th, 2008 at 12:06 pm
@4 aRul:
Salam juga mas!!…..
Thanks yach dah mampir, segera saya berkunjung ke blog-nya mas….
November 26th, 2008 at 2:57 am
Salam.
Saya termasuk setuju acara pesta dengan tiket [25 ribu cukup], untuk menjaring peserta yang bener2 niat. Kecuali kalau blogger di Indonesia masih sedikit, sebaiknya memang gratis.
Satu ruangan dengan beberapa layar, tanpa pembatas [bisa mendengar dan melihat pembicara lainnya], memang sangat mengganggu. Saya sama sekali tidak paham, darimana panitia punya ilmu seperti ini [pecas ndasku mikir iki]
Media TiPi memang masih menjadi media terpopuler. Jika ada yang bsia mendatangkan untuk siaran “live”, wah pasti sangat luar biasa.
Bravo Mas Yul,
boleh kan kita [sedikit] beda pendapat.
Salam
November 26th, 2008 at 12:23 pm
Pak eko,
Saya sangat menghargai sekali perbedaan pendapat, jika disampaikan secara elegan dan beralasan. Justru karena hal inilah saya mendapatkan banyak ilmu dari rekan-rekan sesama blogger, seperti Pak Eko ini…
Mengenai TV, sebenarnya saya sudah pernah bicarakan konsep blog-talkshow atau apapun bentuknya pokoknya di TV dengan mas Amril dan mas Budi Putra, namun karena kesibukan masing-masing blom ada realisasinya.
Kebetulan, rekan saya salah satu team creative dan punya relasi yang cukup bagus untuk membuat program TV…..
any another idea Pak??…
thanks for your comment.
November 27th, 2008 at 10:52 am
[...] yulyanto di Dari Pesta Blogger 2008… [...]
November 27th, 2008 at 7:02 pm
[...] Syukuran Pecas NdaheStreaming Pesta Blogger 2008 sayang ga lancarSebuah Cerita Pesta Blogger 2008Dari Peseta Blogger 2008…….See You in PB09Blogging For Society – Pesta Blogger 2008Ketika Pesta UsaiChickenstrip 127: Blogger [...]
November 28th, 2008 at 5:31 pm
waduh sayang sekali saya tidak ikut pesta blogger 2008. sepertinya ramai sekali ya?
December 12th, 2008 at 6:56 pm
Hi,
Cuman ngasih tahu saja, blog Pak Kusmayanto Kadiman (Pak KK), Menegristek kita adalah http://www.ristek.go.id/makalah-menteri
Thanks,
Amirfm ( http://www.linkedin.com/pub/10/21b/41b )
December 13th, 2008 at 3:55 pm
thanks for your information mas Amir……
September 14th, 2009 at 12:21 pm
[...] Pecas Ndahe – Streaming Pesta Blogger 2008 sayang ga lancar – Sebuah Cerita Pesta Blogger 2008 – Dari Peseta Blogger 2008……. – See You in PB09 – Blogging For Society – Pesta Blogger 2008 – Ketika Pesta Usai – Chickenstrip [...]
February 8th, 2011 at 12:58 am
Good site, where did you come up with the info in this blog? I’m glad I found it though, ill be checking back soon to see what other articles you have.