Goerge Soros Mulai Koleksi Saham Bumi
Chairman of Soros Fund Management, LLC sekaligus founder of the Open Society Institute, George Soros, dan dua hedge fund lainnya yang berbasis di Amerika Serikat (AS), yaitu Citadel Investment Group, LLC dan T. Rowe Price Group Inc., diduga merupakan salah satu penyebab menguatnya harga saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Saat ini mereka diduga sedang mengumpulkan saham-saham produsen batubara didunia, termasuk salah satunya adalah saham BUMI, milik group Bakrie ini.
Menurut data dari Bloomberg, tiga broker asing yaitu CLSA Indonesia, CIMB-GK Securities, dan Phillip Securities digunakan sebagai mediator untuk melakukan pembelian saham dimana mereka juga berhasil membukukan nilai beli bersih terbesar saham BUMI tersebut (www.kompas.com).
Sejak dua bulan terakhir, harga saham BUMI kembali menunjukkan sentimen positif dimana harga saham produsen batubara terbesar di Indonesia ini, untuk pertama kalinya mengalami rebound hingga dihentikan akibat mekanisme auto rejection.
Please also visit this article at:
http://mybusinessblogging.com/stock-market/2008/11/27/goerge-soros-mulai-koleksi-saham-bumi/



November 28th, 2008 at 1:10 pm
Mas Yul, sebenarnya seperti apa sih sosok seorang Soros itu? bisa dishare nggak? Soalnya kan sebagian orang mengenalnya sebagai ‘monster’ yang berperan dalam menciptakan krismon 98. apa benar begitu?
Btw, saya udah add link yulyanto.com di blog saya. See ya…
November 28th, 2008 at 5:07 pm
setahu saya soros adalah orang yang suka bercanda! kenapa? karena suka menaik turunkan posisi pasar dunia dengan uangnya.
November 28th, 2008 at 10:17 pm
Mas ‘Is, sosok seorang Soros merupakan spekulan ternama dalam pasar keuangan.
Dibilang monster??…bisa juga karena Ia memiliki cukup uang yang jika dipakai untuk memborong mata uang bisa bikin kucar-kacir tuh negara. Contoh paling konkritnya adalah ketika Ia memborong dolar AS dinegara-negara Asia. Akibatnya ya seperti krisis moneter tahun 1997-1998 lalu.
Meningkatnya demand terhadap dollar AS dipastikan akan membuat pasar finansial yang memperdagangkan dollar AS kewalahan akibat supply yang semakin menipis.
Akibat lanjutannya adalah akan berlaku “hukum ekonomi”, dimana jika demand yang meningkat tidak dibarengi dengan ketersediaan supply yang mencukupi, maka harga akan melonjak naik hingga batas tertinggi yang tidak bisa diprediksikan.
Kondisi ini adalah yang pernah kita alami pada krisis moneter 97-98 lalu, dimana harga dollar mencapai titik tertinggi hingga Rp. 17.000-an/ 1 US Dollar.
Untuk mengenal lebih lengkap siapakah Soros, berikut ini ada referensi dari URL rekan blogger:
http://khilafahnubuwwah.wordpress.com/2007/05/19/siapa-george-soros-1/
http://khilafahnubuwwah.wordpress.com/2007/05/19/siapa-george-soros-2/
Sekian informasi yang dapat saya sampaikan mas,
BTW, thanks yach udah link URL saya…..
blog mas Is juga sudah terpampang di blog saya…….
November 28th, 2008 at 10:22 pm
Mas Harun bisa ajach nech!!….
Yach kalo orang banyak uang sich suka di-anggap becanda mas, tapi kalo yang kere suka sensitif…….he….he….:-)
Mungkin ajach, waktu krisis moneter 97-98 lalu dia cuma bercanda borong dollar tapi hasilnya sangat sensitif terhadap negara-negara di Asia……
tx
November 29th, 2008 at 11:41 pm
sebenarnya saya rada seneng kalo harga saham bumi naek, karena itu adanya gain bagi pemain baru seperti saya hehehehe
namun melihat tipikal soros yang suka berinvestasi dalam short term rada sedikit membuat saya paranoia, karena bisa aja dia akan melepas saham bumi secepatnya, beda dengan tipikalnya bufet yang selalu maen dalam untuk long term hehehehe
tapi apapun itu untuk sementara yang penting bagi gw ada gain hehehehe
November 30th, 2008 at 1:23 am
@thimbu:
Setuju mas!!!….
Orang banyak duit kayak Soros ini susah ditebak……
Jadi, tetap hati-hati yach….