Menghadiri Peluncuran Buku “Saleh John Wayne Basarah”
Melalui Pak Chappy Hakim dan Kompasiana.com, hari ini (05/05/09) saya mendapatkan kesempatan untuk menghadiri peluncuran buku otobiografi “Saleh Basarah: Perjalanan Hidup dan Pengabdianku”, yang bertempat di Puri Ardhya Garini, Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur.
Sebuah kesempatan yang cukup langka rasanya bagi saya, karena bisa berada diantara sekian banyaknya tamu yang bertaburan bintang alias para “Jenderal” dalam lingkungan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (TNI-AU).
Meskipun agak terlambat sekitar setengah jam dari rencana awal jadwal dimulainya acara (15:00WIB), namun acara tersebut tetap berlangsung penuh khidmat dengan sesekali diiringi beberapa aplause penuh rasa kagum dan hormat kepada sang “Marsekal TNI (Purn)” oleh para tamu undangan yang hadir.
Pada usia senjanya yang hampir memasuki usia ke-81 tahun, Sang “Marsekal TNI (Purn) Saleh Basarah” masih terlihat sangat gagah dan sehat sekali saat menyampaikan pidato sambutan peluncuran buku otobiografinya.
Tidak hanya itu, mantan Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) ke-6 yang menjabat pada periode 1973-1977 tersebut juga masih dengan sangat lancar bercerita mengenai perjalanan hidup serta karir militernya selama 35 tahun mengabdi sebagai TNI-AU.
Merupakan sebuah anugerah buat sang “Marsekal TNI (Purn)”, karena di usianya yang semakin senja tersebut beliau masih memiliki ingatan yang sangat bagus, hingga berhasil merefleksikan pengalaman dan riwayat hidupnya selama ini melalui sebuah buku otobiografinya sendiri.
Kebanggaan memiliki seorang “Saleh Basarah” juga disampaikan oleh Marsekal TNI Subandrio, yang saat ini masih menjabat sebagai Kepala Staf Angkatan Udara ke-17, melalui pidato singkatnya disela-sela peluncuran buku tersebut.
Selain itu, Asvi W Adama, Parni Hadi serta Marsekal TNI (Purn) Chappy Hakim juga turut berbicara menyampaikan kesan singkat terhadap kiprah dan karya sang “Marsekal TNI (Purn)” yang pada masa mudanya menurut Chappy Hakim sangat mirip dengan Aktor ternama (John Wayne). Sehingga Chappy Hakim memberikan gelar tambahan nama tengah untuk beliau hingga menjadi “Saleh John Wayne Basarah”.
Acara peluncuran buku tersebut ditutup dengan ramah tamah dan jamuan makan serta kesempatan bagi para tamu undangan untuk meminta tanda tangan langsung kepada Marsekal TNI (Purn) Saleh Basarah terhadap buku yang telah dibagikan secara gratis kepada para undangan yang hadir.
Sekali lagi saya ingin mengucapkan terimakasih banyak buat Pak Chappy Hakim dan Kompasiana.com yang telah memberikan kesempatan tersebut, “sebuah pengalaman yang tak akan terlupakan bagi saya”.
Salam Blogger,








