born to be a writer

keep your desire-increase your capability-find out your opportunity-combine all of them in your life to be succesful
Subscribe

Archive for the ‘Citizen Journalism’

Benarkah “Fly Over Ahmad Yani” Sebuah Solusi Bagi Masyarakat Kota Bekasi?

February 03, 2012 By: yulyanto Category: Bekasi, Citizen Journalism

Beberapa waktu yang lalu saat melintas sepanjang jalan A. Yani di Kota Bekasi setelah cukup lama tidak melintas disana, nampaknya ada banyak perbedaan yang cukup signifikan. Wacana pembangunan Gedung Olah Raga (GOR) Kota Bekasi sejak beberapa tahun yang lalu yang lokasinya hanya bersebrang-sebrangan dengan kantor dinas Walikota Bekasi, kini sudah terlihat geliat pembangunannya.

Yang tidak kalah mencoloknya dengan pembangunan GOR Kota Bekasi adalah wacana pembangunan Fly Over Ahmad Yani dari sebuah pengembang swasta ternama di Jakarta, PT Summarecon Agung Tbk., yang juga sudah mulai terlihat geliatnya, walaupun terkesan agak lama sejak diresmikan peletakan batu pertamanya oleh Walikota Bekasi, Mochtar Mohammad, lebih dari setahun yang lalu (10 Maret 2010).

Tidak penting kapan wacana itu dilontarkan atau dijanjikan, baik itu oleh pihak Pemerintah maupun oleh pihak Swasta, yang penting bagi masyarakat Kota Bekasi adalah kapan pembangunannya dimulai dan kapan bisa dipakai atau benar-benar bisa bermanfaat pembagunannya bagi masyarakat Kota Bekasi secara keseluruhan.

(more…)

Renungan Jum’at: Petani dan Pengemis

June 01, 2010 By: yulyanto Category: Agama, Citizen Journalism, Renungan

Tidak seperti Hari Jum’at biasanya, Jum’atan kali ini bertepatan dengan hari raya libur, sehingga Saya bisa menunaikan Sholat Jum’at kali ini dilingkungan sekitar tempat tinggal saya, yaitu dikawasan Pondok Kelapa, Jakarta Timur.

Saat menerima “Buletin Mimbar Jum’at, seperti biasa saya membacanya. Namun mata Saya tertuju pada sebuah kisah renungan mengenai seorang Petani, yang menurut saya kisahnya sangat sederhana namun cukup menggelitik. Oleh karena itu saya ingin sekali sharing kisahnya disini, berikut ini adalah kutipan kisahnya:

(more…)

Tour de’ France (3): Jaka Sembung ada di Hongkong!…….

May 27, 2010 By: yulyanto Category: Citizen Journalism, Wisata

Sebelum melanjutkan cerita mengenai perjalanan saya dari Hongkong menuju Paris, saya ingin sedikit bercerita mengenai kejadian lucu yang terjadi saat kami masih berada dalam antrian masuk menuju pesawat di Hongkong International Airport.

Saat berada disekitar antrian, kami sempat bersapaan dengan seorang nenek yang kira-kira usianya lebih dari 55 tahunan dengan anak laki-lakinya yang usianya berkisar lebih dari 30 tahunan. Berikut ini kira-kira kutipan singkat percakapan yang terjadi antara kami:

(more…)

Patung “Tiga Mojang” di Bekasi akan di Bongkar Paksa!

May 27, 2010 By: yulyanto Category: Agama, Citizen Journalism, government, News, Renungan

Hingga batas waktu terakhir yang ditentukan oleh pihak Pemerintah Kota Bekasi (25/05/10), pihak pengembang Kota Harapan Indah di Kota Bekasi nampaknya masih belum bersedia untuk membongkar patung “Tiga Mojang” yang kini telah menjadi ikon kawasan perumahan kalangan menengah keatas tersebut.

Pekan lalu (17/05/10), Walikota Bekasi, Mochtar Mohamad, mengeluarkan surat yang ditujukan kepada pihak pengembang Kota Harapan Indah agar patung “Tiga Mojang” yang terletak di Kota Harapan Indah, Kecamatan Medan Satria, Kota Bekasi ini segera dibongkar dalam waktu 7 x 24 jam.

Perintah bongkar itu sendiri adalah sebagaimana tertuang dalam surat bernomor 300/1118-set/V/2010, dan jika surat ini tidak ditanggapi oleh pengembang, maka Pemkot Bekasi akan kembali mengirimkan surat pembongkaran paksa patung karya seniman Bali ini. Keputusan tersebut adalah sebagai buntut dari aksi demo yang dilakukan oleh ratusan umat muslim yang tergabung dalam Forum Anti-Pemurtadan Bekasi (FAPB) pada hari Jum’at (14/05/10) lalu.

(more…)

Tour de’ France (2): Menikmati Perjalanan Jakarta-Hongkong!

May 24, 2010 By: yulyanto Category: Citizen Journalism, Wisata

Ayaah, ayoo… aik awatnya, dika au ke ‘ancis……, dika au ikut!….”, tersenyum campur terharu saya mendengar ucapan anak saya yang belum menginjak usia 3 (tiga) tahun itu, saat bersama bundanya mengantar keberangkatan saya ke Bandara Soekarno-Hatta dalam rangka menjalankan dinas kantor selama 10 (sepuluh) hari di Perancis.

Beberapa kali ketika terlihat pesawat dari kejauhan ia selalu berteriak, “itu awatnya!……ayoo ayaah…, ikuut??….”, padahal baru pada hari keberangkatan tersebut ia saya beritahukan tentang rencana kepergian saya ke Perancis. Saya sempat menyampaikan kepadanya:“Ayah mau ke Perancis, kerja!, Dika jaga Bunda dirumah ya??……” eh…, ternyata dia sudah hafal ayahnya mau kemana, akibatnya selama dibandara ia tidak mau lepas dari pelukan saya.

(more…)

Blogger Bekasi: “Menembus Tapal Batas” melalui Amprokan Blogger (AB)

March 17, 2010 By: yulyanto Category: Amprokan Blogger, blogger, Citizen Journalism, motivation, News

Luar Biasa!….itu adalah sebuah kata yang pertama kali muncul dibenak saya setelah acara Amprokan Blogger (AB) 2010 selama 2 (dua) hari berturut-turut (6-7 Maret 2010), selesai dilangsungkan oleh Komunitas Blogger Bekasi (Be-Blog). Bagaimana tidak, belum genap satu tahun usianya, “Be-Blog” kembali berhasil menyedot perhatian para blogger berskala nasional, melalui Amprokan Blogger 2010 yang murni digagas oleh teman-teman Be-Blog untuk mewujudkan cita-cita yang telah menjadi tagline-nya, yaitu: “Menembus Tapal Batas”.

(more…)

Bekasi Poenya Macet

February 13, 2010 By: yulyanto Category: Citizen Journalism, competition, photo blog, Renungan

Photo ini diambil dilokasi sekitar pintu keluar Perumahan Bumi Anggrek, tepatnya di depan SDN Karang Satria, Bekasi. Semua orang berangkat bersamaan dipagi hari untuk memulai segala aktivitas-nya diawal minggu yang cerah. Kemacetan di sudut-sudut wilayah Bekasi terkadang menjadi momok yang tak pernah berujung, mudah-mudahan saja pemerintahan setempat bisa lebih memperhatikan kondisi tersebut.

Citizen Journalism (1): “Eiffel, I’m (still) in Love!!…”

January 21, 2010 By: yulyanto Category: Citizen Journalism, kompasiana, Renungan

imagesMasih ingat dengan judul film “Eiffel, I’m in Love”..? Ya, itu adalah sebuah judul film layar lebar karya sutradara Nasri Cheppy, yang mengadopsi cerita dari novel best seller karya Rachmania Arunita. Setelah kesuksesan film layar lebar “Ada Apa Dengan Cinta (AADC)”, menurut saya film ini juga termasuk salah satu dari film layar lebar bertema sejenis yang cukup sukses dipasar perfilman Indonesia, mengingat banyak remaja pada masanya yang cukup menggandrungi film tersebut.

Sesuai dengan judulnya, “Eiffel, I’m in Love” mengambil latar belakang lokasi syuting yang bertempat di monumen paling bersejarah dan sangat fenomenal, “Menara Eiffel” di Kota Paris (Perancis) yang juga merupakan salah satu primadona pariwisata di salah satu kawasan uni-Eropa tersebut.

Selain lokasi syutingnya, soundtrack hasil besutan dari pasangan musisi Melly Guslaw dan Anto Hoed juga mampu membuat film yang diperankan oleh bintang berbakat Sandy Aulia dan Samuel Rizal tersebut benar-benar berhasil membawa para penonton kedalam aura kehangatan negeri Perancis dimana “Menara Eiffel” berdiri dengan megahnya.

(more…)